Kita bergembira dengan kelahiran anak bayi, apalagi Bayinya cute, imut dan lucu, hampir semua orang bergembira, hendaknya kegembiraan itu diwujudkan dengan rasa syukur (terima kasih) kepada sang Maha Pemberi gembira yaitu Allah.
Indahnya Kegembiraan itu dengan meniru sunnah nabi yaitu Aqiqah (menyembelih kambing untuk anak bayi dan membersihkan bayi dengan mencukur rambutnya)
Adapun manfaat akikah menurut Drs. Zaki Ahmad dalam bukunya "Kiat Membina Anak Sholeh" dan Syaikh Abdullah nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam disebutkan manfaat-manfaat yang akan didapat dengan beraqiqah:
Pelaksanaan akikah disunnahkan pada hari yang ketujuh dari kelahiran, ini berdasarkan sabda Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan hewan akikahnya, disembelih darinya pada hari ke tujuh, dan dia dicukur, dan diberi nama.” (HR: Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan, dan dishahihkan oleh At Tirmidzi)
Dan bila tidak bisa melaksanakannya pada hari ketujuh, maka bisa dilaksanakan pada hari ke empat belas, dan bila tidak bisa, maka pada hari ke dua puluh satu, ini berdasarkan hadis Abdullah Ibnu Buraidah dari ayahnya dari Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam, beliau berkata yang artinya: “Hewan akikah itu disembelih pada hari ketujuh, keempatbelas, dan keduapuluhsatu.” (Hadis hasan riwayat Al Baihaqiy)
Namun setelah tiga minggu masih tidak mampu maka kapan saja pelaksanaannya di kala sudah mampu, karena pelaksanaan pada hari-hari ke tujuh, ke empat belas dan ke dua puluh satu adalah sifatnya sunah dan paling utama bukan wajib. Dan boleh juga melaksanakannya sebelum hari ke tujuh
Kemudian mencukur bayi (dianjurkan sampai botak) lalu rambutnya ditimbang, bila beratnya 1 gram maka dibelikan perak 1 gram (atau sesuai berat rambutnya)
Kesimpulan:
Aqiqah membuat kegembiraan semua orang, termasuk fakir miskin yang menikmati nikmatnya daging aqiqah, mereka akan mendoakan sang bayi agar menjadi anak yang shalih atau shalihah
Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.”
[Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam “Mu’jamul Kabir” 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]
dirangkum dari
http://id.wikipedia.org/wiki/Aqiqah#Hikmah_Akikah
http://yudhim.blogspot.com/2008/04/adab-adab-akikah.html
Indahnya Kegembiraan itu dengan meniru sunnah nabi yaitu Aqiqah (menyembelih kambing untuk anak bayi dan membersihkan bayi dengan mencukur rambutnya)
Adapun manfaat akikah menurut Drs. Zaki Ahmad dalam bukunya "Kiat Membina Anak Sholeh" dan Syaikh Abdullah nashih Ulwan dalam kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam disebutkan manfaat-manfaat yang akan didapat dengan beraqiqah:
- Pengungkapan rasa gembira dg lahirnya banyaknya keturunan yang di kemudian hari akan memperbanyak umat Nabi Muhammad SAW dan tegaknya Islam dengan lahirnya anak yang shalih/hah
- Akikah merupakan tebusan hutang anak untuk memberikan syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan. Sebagaimana Imam Ahmad mengatakan: "Dia tergadai dari memberikan Syafaat bagi kedua orang tuanya (dengan akikahnya)".
- Memperkuat tali silahturahmi di antara anggota masyarakat dalam menyambut kedatangan anak yang baru lahir
- Sumber jaminan sosial dan menghapus kemiskinan di masyarakat
- Melepaskan bayi dari godaan setan dalam urusan dunia dan akhirat.
- Menghidupkan sunah Nabi Muhammad Shallallahu alahi wa sallam dalam meneladani Nabiyyullah Ibrahim alaihissalam tatkala Allah Subhanahu wa Ta’ala menebus putra Ibrahim yang tercinta Ismail alaihissalam.
- Dalam akikah ini mengandung unsur perlindungan dari syaitan yang dapat mengganggu anak yang terlahir itu, dan ini sesuai dengan makna hadis, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan akikahnya.” [3]. Sehingga Anak yang telah ditunaikan akikahnya insya Allah lebih terlindung dari gangguan syaithan yang sering mengganggu anak-anak. Hal inilah yang dimaksud oleh Al Imam Ibunu Al Qayyim Al Jauziyah "bahwa lepasnya dia dari syaithan tergadai oleh akikahnya".
Pelaksanaan akikah disunnahkan pada hari yang ketujuh dari kelahiran, ini berdasarkan sabda Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam, yang artinya: “Setiap anak itu tergadai dengan hewan akikahnya, disembelih darinya pada hari ke tujuh, dan dia dicukur, dan diberi nama.” (HR: Imam Ahmad dan Ashhabus Sunan, dan dishahihkan oleh At Tirmidzi)
Dan bila tidak bisa melaksanakannya pada hari ketujuh, maka bisa dilaksanakan pada hari ke empat belas, dan bila tidak bisa, maka pada hari ke dua puluh satu, ini berdasarkan hadis Abdullah Ibnu Buraidah dari ayahnya dari Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam, beliau berkata yang artinya: “Hewan akikah itu disembelih pada hari ketujuh, keempatbelas, dan keduapuluhsatu.” (Hadis hasan riwayat Al Baihaqiy)
Namun setelah tiga minggu masih tidak mampu maka kapan saja pelaksanaannya di kala sudah mampu, karena pelaksanaan pada hari-hari ke tujuh, ke empat belas dan ke dua puluh satu adalah sifatnya sunah dan paling utama bukan wajib. Dan boleh juga melaksanakannya sebelum hari ke tujuh
Kemudian mencukur bayi (dianjurkan sampai botak) lalu rambutnya ditimbang, bila beratnya 1 gram maka dibelikan perak 1 gram (atau sesuai berat rambutnya)
Kesimpulan:
Aqiqah membuat kegembiraan semua orang, termasuk fakir miskin yang menikmati nikmatnya daging aqiqah, mereka akan mendoakan sang bayi agar menjadi anak yang shalih atau shalihah
Dari Fatimah binti Muhammad ketika melahirkan Hasan, dia berkata : Rasulullah bersabda : “Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah dengan perak kepada orang miskin seberat timbangan rambutnya.”
[Sanadnya Hasan, Hadits iwayat Ahmad (6/390), Thabrani dalam “Mu’jamul Kabir” 1/121/2, dan al-Baihaqi (9/304) dari Syuraiq dari Abdillah bin Muhammad bin Uqoil]
dirangkum dari
http://id.wikipedia.org/wiki/Aqiqah#Hikmah_Akikah
http://yudhim.blogspot.com/2008/04/adab-adab-akikah.html






1